Yang Lo Harus Tau Soal B.A.S.E Jumping


Taking a leap of faith. Pastinya pernah denger istilah ini kan. Istilah ini digunakan ketika lo melakukan sesuatu sekalipun nggak tau hasilnya akan seperti apa, hanya berbasis keyakinan kalo ini akan berhasil. Misalnya, lo mau buka usaha sementara lo kerja kantoran selama ini. Kalo untung, uang lo bakal lebih gede; tapi bisa aja lo gagal, dan mungkin kehilangan mata pencaharian. Ada resiko besar yang lo ambil di sini. But you do it anyway, because you are sure you will succeed. That's a leap of faith.

Di BASE Jumping, taking a leap of faith gets literal. Buat yang belum tau BASE Jumping itu apaan? Ini adalah salah satu olahraga ekstrim yang mau gue kenalin. BASE sendiri singkatan dari tempat-tempat di mana lo bisa lompat: building, antenna, span, and earth. Metode turunnya bisa macem-macem. Ada parachuting. Ada juga wingsuit flying. Tapi inti dari olahraganya adalah: lompat dari ketinggian, dan turun ke bawah seakan-akan lo terbang. Kalo misalnya lo masih bingung, coba deh liat video di bawah biar lo lebih ada bayangan.

Menantang? Jelas. Ngeri? Pastinya. Malah di beberapa tempat, BASE Jumping di kategoriin ilegal. Oh ya, BASE Jumping juga beda dengan skydiving. Tau kan? Olahraga ekstrim yang lompat dari pesawat? Lo harus tau kalo skydiving dianggap jauh lebih aman daripada BASE Jumping. Kenapa? Kedengerannya aneh emang, tapi justru semakin tinggi tempat lompatnya, semakin aman kegiatannya. Ketika lo lompat dari pesawat, lo masih punya banyak waktu untuk 'bermain'. Beda dengan BASE Jumping. Salah perhitungan sedikit aja bisa fatal.

Namun bagi banyak BASE Jumpers, justru bahaya ini yang bikin kegiatan ini semakin asik. Mungkin lo mikir, gila sih ini orang-orang pada nggak takut mati apa? Susah buat gue ngejawab pertanyaan ini. Tapi kalo buat gue pribadi, the danger makes it more exciting. Apalagi kalo bisa ngelakuin ini bareng-bareng sohib lo. Bakalan banyak cerita yang bisa lo bagi ke orang-orang di sekitar lo. Dan jujur aja, BASE Jumping could potentially turn you into a badass (asal nggak dilakuin di tempat-tempat yang ilegal ya. Berani boleh, melanggar hukum jangan).

Ada faktor lain kenapa BASE Jumpers jump without hesitation: their equipment. Tentunya mereka nggak asal lompat. BASE Jumping bukan cuma soal seru-seruan atau keren-kerenan. Hal yang terpenting karena ini soal nyawa. Buat BASE Jumpers, kualitas equipment nggak bisa ditawar. Equipment yang harus disiapin juga banyak. Kalo lo lebih tertarik turun dengan parasut, lo harus beli yang khusus untuk BASE Jumping. Kalo lo mau ngerasa seolah lo punya sayap, ya yang harus lo beli adalah wingsuit yang berkualitas.

Selain equipment, BASE Jumpers juga harus mengenali medan mereka. Lompat dari atas gedung dan lompat dari atas gunung jelas beda dan nggak bisa disamaratain. Di sini, mereka dituntut untuk sedikit bermain dengan matematika. Alias, segala hal harus diperhitungkan secara bener. Ya kayak yang gue bilang tadi. Nggak ada ruang untuk berbuat salah di sini, karena akibatnya bisa fatal banget. Semakin banyak lo tau soal 'medan perang' lo, semakin lo bisa ngira-ngira gimana cara terjun dengan baik dan bisa sampai di rumah dengan selamat.

Tapi ada satu hal lagi yang menurut gue bahkan lebih penting dari equipment dan perhitungan yang matang. Jawabannya adalah: you guessed it. It's faith, brothers.

Kenapa gue bilang faith? Karena tanpa faith, semua yang udah gue sebut di atas bakalan nggak ada artinya.

Ya coba lo pikir deh. Kalo lo nggak percaya apa sama kemampuan lo, equipment sebagus apapun atau perhitungan sedetil apapun nggak akan ada gunanya. Lo nggak akan pernah berani lompat. Titik. Selesai. Lo bisa beli semua equipment terbaik. Lo bisa ngitung semuanya sampe pusing. Tapi tanpa faith, lo nggak akan bisa ngelakuin BASE Jumping. Percaya sama gue.

Karena yang paling harus ada adalah kepercayaan lo sama diri lo sendiri. Bahwa lo mampu. Bahwa lo bisa sampe di darat dengan selamat. Leap of faith. It can't be more literal than this. Lo harus percaya, kalo lo bisa. Sesimpel itu, tapi sesusah itu juga.

Ini nggak cuma berlaku di BASE Jumping. Bisa dibilang ini adalah contoh yang paling ekstrim. Karena nyatanya banyak hal lain di dalam hidup yang nggak akan bisa lo dapetin kalo lo nggak melakukan leap of faith. Memulai bisnis? Leap of faith. Ganti kerjaan lo dengan yang gaji lebih gede tapi pekerjaan lebih menantang? Leap of faith. Merantau keluar kota atau negeri, jauh dari semua orang yang lo kenal?


Leap of faith.

Sesuatu yang terdengar sederhana, but deep down you know it's not as easy as an abc.

Tapi kalo bukan lo yang percaya sama diri lo sendiri, siapa lagi? Kalo bukan sekarang, kapan lagi? Lawan dari rasa yakin akan diri lo sendiri adalah rasa takut untuk gagal. But if you never take that leap of faith, you may never end up where you're supposed to be. Mau kayak apa juga bakat lo, talent lo, tanpa leap of faith, mungkin lo nggak akan bisa mencapai semua itu. Catch my drift?

Lo liat kan gimana para BASE Jumpers lompat dan terjun dari tempat tinggi? Bagaimana mereka seolah nggak ada beban, how easy they made it seem to look? That's how much trust they put on themselves; and that's how much you should put on yourself when you live your life.

 

Jadi gimana? Kapan nih kita ngelakuin BASE Jumping bareng?